Selasa, 02 Januari 2018

waktu oleh Yusra Efendi

Modal kita...
Segalah puji hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan bertoubat kepada-Nya. Kita juga berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukkan amal perbuatan kita. Siapa yang Allah beri petunjuk niscaya tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan siapa yang Allah sesatkan niscaya tidak ada yang mampu memberinya petunjuk.
Saya bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Shalawat dan salam senantiasa terlimpah kepadanya, keluarga, sahabatnya dan orang- orang yang mengikuti beliau hingga hari kiamat nanti.
Ketika orang berakal tahu bahwa hari-harinya merupakan modal baginya . ia tentu berusa maksimal untuk memanfaatkannya agar tidak ada sedikit pun modalnya yang terbuang percuma.
Berbicara tentang urgensi waktu dan waktu luang adalah pembicaraan panjang lebar, orang mungkin tidak bisa memenuhi hak atas topik bahasan ini karena begitu luas dan bercabang. Sebaliknya membahas topik ini terlalu panjang lebar mungkin akan melewatkan sebagian maksud, karena banyaknya pembicaraan saling melupakan satu sama lain.
Berikut ini akan kita bahas secara singkat pentingnya waktu dan problem dan waktu luang sebagian besar orang, dan bagaimana cara memanfaatkan waktu luang tersebut.
Sekarang saya akan menjelaskan sedikit tentang urgensi waktu, diawal pertemuan ini karena setiap kita tidak akan terlepas dari waktu apa pun bentuk aktifitasnya baik kegiatan untuk dirinya maupun untuk orang lain, dan tidak ada satu pun manusia yang terlepas dari waktu dan berkeinginan untuk terlepas dari waktu. Dan siapapun tahu pentingnya waktu, karena waktu itu adalah modal utama manusia, waktu adalah usia sekaligus hari-harinya.
Berkata Dr. Shalih bin Ghanim as-Sadlan
Ketika modal di sia-siakan, maka keuntungan tidak akan diraih. Ketika orang tahu hari demi hari adalah modal utamnya, ia akan berusaha maksimalkan untuk nmemanfaatkannya dengan baik-baik dan tidak menyia-nyiakan. Di kala seseorang memiliki uang dan ia sia-siakan sebagian, hari demi hari uangnya ia habiskan dengan percuma, maka uangnya tersebut dijamin habis dan ia akan merugi tanpa memiliki modal apa pun. Demikian halnya waktu yang tidak lain adalah hitungan jam dan hari, harus benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkinagar untung.
Ketika seseorang memanfaatkan modal dan mengembagkannya, maka modalnya tetap ada dan ia mendapatkan keuntungan. Demikian halnya dengan modal manusia yang tidak lai adalah hari-harinya, ia harus benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk segalah hal yang membawa manfaat.
Allah menyampaikan hujjah kepada hamba-hamba-Nya bahwa Dia memanjangkan usia untuk mereka. Allha berfirman seraya berbicara kepada para penghuni neraka :
4 óOs9urr& Nä.öÏdJyèçR $¨B ㍞2xtGtƒ ÏmŠÏù `tB t©.xs? ãNä.uä!%y`ur ㍃ɨY9$# (
“Bukankah kami telah memnajangkan umur kalian untuk dapat berfikir bagi orang ya ng mau berfikir, padahal telah datang kepada kalian seorang pemberi peringatan”. (QS Fathir : 37)
          Yakini, bukankah kami telah memanjangkan umur kalian yang cukup untuk berfikir dan memetik palajaran? Lantas, apa yang telah kalian perbuat selama masa dan usia kalian itu ?
          Kita harus tahu, bahwa kita akan diperhitingkan atas setiap waktu yang berlalu, berdasarkan sabda rasulullah yang artinya :
“ Tidaklah kedua kaki seorang hamba bergerak hingga ia ditanya tentang empat hal, tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapat dan untuk apa ia belanjakan dan tentang ilmunya apa yang telah ia amalkan dengannya”.
          Perhatikanlah bagaiman Rasulullah menyebutkan dua pertanyaan terkait dengan umur dan bagaiman beliau menyebut masa muda secara khusus,
Insyaallah lain waktu kita sambung  ...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar